Jumat, 05 Mei 2017

Puitisnya Perkenalan Rasa dalam Hati dengan Dunia

Apa yang ada dalam hati? Perasaan macam apakah yang ada dalam benak ini? Apa yang dipikirkan?

Perasaan dan Pikiran tidak sulit dimengerti tapi tak juga mudah dipahami. Hanya satu yang diyakini yaitu dalam hidup ini tiada yang terjadi tanpa Izin dan Kehendak Sang Illahi...

Apa arti Usaha tanpa Do'a? Apa arti Hidup tanpa Makna? .. Usaha tanpa Do'a dirasa bagai Raga tanpa Jiwa. Hidup tanpa Makna bagai Ruang gelap tanpa Cahaya., Tiada Tujuan Pasti..

Kenapa dirasa begitu Egois? Kenapa begitu meninggikan diri padahal langit akan runtuh jua?
Keegoisan ini tanpa disadari muncul ke permukaan.
Keegoisan ini pun terjadi karena rasa Cinta & Kasih yang begitu berlebih di dambakan.Terlupa karena nikmatnya dunia, mengganggap Cinta yang nyata adalah Cinta kepada apa yang ada di Dunia.

Cinta ini begitu luas namun terasa sempit dikala Mentari mendua, Bulan menghilang, Senja Tiba, Bintang tak kunjung datang. Hati ini hampa tanpa rasa Kasih Sayang.
Apa arti Cinta? Dari siapa diri mengharap dapat Cinta?Pengertian Cinta tak mudah dijelaskan meski begitu banyak penjelasan mengenai itu.. Hati tetap berkata "Cinta tak dapat dijelaskan meski dengan kata-kata Kiasan Indah".
Semua ini cukup rumit, me-manage pikiran dan perasaan bersamaan. Tetap berusaha meyakinkan diri bahwa harus dapat melewati semua ini. Lika-liku hidup dalam dunia ini .. tetap berusaha dan berdo'a kepada Illahi..
Tiada yang sia-sia selama ada Usaha dan Do'a serta Kehendak Sang Pencipta.

-----------------------------------------------------------------------------------------------


           Rasa suka terhadap sesuatu pasti dimiliki setiap yang bernyawa. Layaknya manusia , mencintai .. layaknya manusia , menghianati. Apa yang bisa diharapkan dari Cinta ini ? yang akhirnya akan berkhianat. Mari tutup saja lembaran Cinta semu ini, jika dibiarkan hanya akan membuat dunia terbelah dan hancur.
Apa yang ada di hati, Pikiran berbeda dengan apa yang terucap. Layaknya keadaan dunia yang akan terus berubah seiring waktu berjalan. Memalsukan keadaan demi mencapai ketenangan yang berakhir kehancuran.
Semua akan tau nantinya bahwa perasaan Cinta ini adalah SEMU. Hanya kepada Allah lah Cinta yang Sejati.
Diri ini belajar KALAH untuk MENANG. Membiarkan kalah di waktu yang lalu dan membiarkan caci maki datang. Biar waktu yang menunjukan apa yang telah di usahakan.. Kehendak Allah itu nyata adanya, Keadilan yang sebenar-benarnya. Mari berusaha dan berdo'a setiap waktu, Hanya Allah lah yang Maha Memutuskan ,.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar